Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2020

MANUSIA MAKHLUK SIASAH

Manusia Mahluk Siasah Siasah yang kini diterjemahkan dengan pengertian politik memiliki arti yang sangat sempit. Siasah diatur juga dalam Dinul Islam. Sejumlah konsep dasar siasah ditentukan Allah di dalam Al-Quran. Contoh-contoh langsung dalam perilaku bersiasah ditampilkan pula oleh Rasulullah selama menjalankan posisinya sebagai Rasul, pemimpin negara, bapak, orang tua, warga masyarakat, dan khalifah Allah di Bumi. Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyampaikan amanat kepada yang berhak menerimanya, dan (menyuruh kamu) apabila menetapkan hukum di antara manusia supaya kamu menetapkan dengan adil. Sesungguhnya Allah memberi pengajaran yang sebaik-baiknya kepadamu. Sesungguhnya Allah adalah Maha Mendengar lagi Maha Melihat Hai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul (Nya), dan ulil amri di antara kamu. Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu, maka kembalikanlah ia kepada Allah (Al-Quran) dan Rasul (sunnahnya), jika kamu benar-benar beriman k...

FARAIDH

Faraidh Satu hal yang secara rinci ditentukan Allah dalam Al-Quran adalah masalah waris. Masalah ini, disebutkan dalam hadits, adalah masalah “yang pertama akan hilang dari pengetahuan ummat”. Allah menetapkan hukum waris lengkap dengan cara pembagiannya, bagian-bagian hal waris, dan persyaratannya, di antaranya dalam 3 ayat yang sangat jelas (Q.S. Al-Baqarah, 02: 240; An-Nisaa, 04: 11, 176). Mengapa Allah merincinya dalam ayat-ayat Al-Quran, sementara masalah lain diberitakan hanya secara global saja? Hal itu menunjukkan bahwa masalah waris sangat penting dan rawan permasalahan dalam penyelesaiannya.      Dan orang-orang yang akan meninggal dunia di antara kamu dan meninggalkan isteri, hendaklah berwasiat untuk isteri-isterinya, (yaitu) diberi nafkah hingga setahun lamanya dan tidak disuruh pindah (dari rumahnya). Akan tetapi jika mereka pindah (sendiri), maka tidak ada dosa bagimu (wali atau waris dari yang meninggal) membiarkan mereka berbuat yang ma'ru...

Bisnis islam

Bisnis menurut islam adalah suatu yang dihalalkan banhkan sangat dianjurkan oleh islam. Bisnis bahkan dilakukan oleh Nabi dan Sahabat Rasulullah di zaman dahulu. Sangat banyak sekali sahabt-sahabat Nabi yang merupakan para pembisnis dan dari hartanya tersebut dapat memberikan manfaat yang sangat besar bagi perkembangan islam. Islam memperbolehkan bisnis asalkan bukan hal hal yang mengarah kepada riba, judi, penyediaan produk atau layanan yang mengandung barang-barang haram. Untuk itu di balik bisnis menurut islam yang dihalalkan ini tentu saja ada etika dan manfaat yang dapat diperoleh. Berikut adalah penjelasan mengenai Etika dan Manfaat dari Bisnis menurut Islam. Islam pun mengharapkan agar bisnis ang dilakukan oleh seorang muslim tidak hanya memiliki keuntungan untuk diri sendiri melainkan juga dapat memberikan manfaat yang banyak kepada banyak orang. Hal ini sesuai dengan prinsip islam yang rahmatan lil alamin. Orientasi Bisnis Menurut Islam Orientasi bisnis menurut isla...

Hablum Min-Annas

Konsep Islam adalah konsep yang mengacu keseduniaan murni, karena diatur oleh yang Mahapengatur, Tuhan pencipta seluruh isi alam. Sifat Rahman dan Rahim Allah telah tetap berlaku untuk semua manusia sesuai dengan keseimbangan porsinya. Sunnatullah adalah bentuk keseduniaan murni yang telah ditetapkan oleh Allah sebagai bentuk pengikat kondisi dasar kehidupan. Hablun min-annaas banyak jenisnya. Di antaranya: munakahat (pernikahan), jinayat (hukum pembunuhan), hudud (hukuman), jihad (perjuangan), dan masih banyak lagi. Semua jenis perilaku mu’amalat tersebut sebagian diatur secara ketat dalam Dinul Islam, sebagian lagi, seperti disebutkan terdahulu, Rasul menyerahkan pemutusannya kepada ummat pada setiap generasi. Masalah horizontal antarmanusia ini, mengandung pengertian manusia tanpa pilah-pilih. Allah tidak menetapkan secara gamblang spesifikasi manusia yang “pantas” menjadi partner dalam kegiatan kemasyarakatan yang umum. Seperti ketika Allah melalui Nabi-Nya, menunjukkan bahwa “...

Ibadat ghairu mahdhah

Manusia merupakan makhluk ciptaan Allah SWT yang tidak luput dari kesalahan. Sebagai orang yang beriman kita senantiasa berlomba-lomba dalam beribadah kepada Allah SWT, karena kita harus meyakini bahwa setiap jengkal kehidupan yang kita jalani merupakan wujud dari ibadah. Ibadah contohnya ibadah ghairu mahdhah sendiri tak hanya melaksanakan sholat lima waktu, tetapi dapat berupa puasa, zakat, membaca Al-Quran dan masih banyak lagi. Untuk itu hidup adalah sebuah pengabdian kepada sang pencipta, suatu pengabdian yang tercermin dari aktivitas-aktivitas kesehariannya, yang semata-mata hanya mencari ridho dari Allah SWT. Dalam islam kita senantiasa diperintahkan untuk melaksanakan ibadah, namun tahukah Anda bahwa dalam islam ibadah terdapat dua jenis, yaitu ibadah mahdhah dan ibadah ghairu mahdhah. Namun kali ini penulis akan membahas mengenai ibadah ghairu mahdhah, mari kita simak ulasannya berikut ini. Pengertian Ibadah Ghairu Mahdhah Ibadah ghairu mahdah atau yang bisa disebut iba...

Pola Hubungan Vertikal Makhluk Khalik

Sebagai seorang muslim, patutlah kita menjaga keseimbangan antara urusan dunia dan akhirat. Urusan dunia yang meliputi semua hal yang berkaitan dengan dunia. Fitrah manusia yang tidak bisa hidup sendiri atau disebut dengan makhluk sosial. Hal itu membuat seseorang untuk menjalin hubungan dengan yang lainnya. Banyak cara untuk menjalin hubungan agar baik seperti saling menghormati, berkasih sayang, berpengertian dan saling menghargai. Hal tersebut dibutuhkan menghadapi keragaman yang ada di muka bumi ini. Apalagi di Indonesia yang terdiri dari berbagai macam suku, bahasa, dan agama. Selain itu, yang harus diperhatikan yakni urusan akhirat. Di samping memenuhi urusan dunia, urusan akhirat juga harus dipenuhi agar keseimbangan terjadi. Urusan akhirat yakni hubungan manusia dengan penciptanya. Islam sebagai agama yang sempurna mengajarkan dua hal untuk diterapkan setiap muslim yaitu iman dan takwa. Iman yaitu meyakini di hati, mengucapkan dengan lisan dan melaksanakan dengan perbuatan...